Generasi Muda Takkan Melupakan Sejarah

Minggu, 20 Desember 2015

Generasi Muda Takkan Melupakan Sejarah




Kita semua sadar mengenai apa itu sejarah, namun dalam faktanya kini sejarah mulai dilupakan bahkan sering diabaikan keberadaannya. Tidak sedikit di antara kita menganggap bahwa sejarah merupakan suatu hal yang tidak penting untuk diingat kembali karena terkadang dapat menimbulkan trauma yang berarti dan sebagian orang lainnya bahkan juga menganggap bahwa sejarah merupakan sesuatu yang tidak lagi up-to-date atau ketinggalan jaman. Hal tersebut sungguh berbeda ketika kita menjumpai sejarah bangsa Eropa dan Amerika yang justru sejarahnya sangat dihargai karena bagi mereka sejarah dapat menyerap nilai-nilai positif yang ada dalam karya sejarah.
Sejarah dapat diartikan sebagai sebuah kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Dalam konteks ini, sejarah yang akan dikupas lebih dalam lagi ialah mengenai sejarah kebangsaan Indonesia. Sejarah diibaratkan seperti sebuah kacamata dimana seseorang yang sebelumnya tidak dapat melihat dengan jelas, setelah mengenakan kacamatanya ia pun akan dapat melihat dengan normal dan lantas dapat beraktivitas sesuai keinginan dan harapannya tanpa hambatan. Sama hal nya dengan sejarah, seseorang yang lupa mempelajari sejarah dalam hidupnya dapat dipastikan ia tidak akan bisa merancang masa depan hidupnya, bahkan bangsanya tidak dapat berjalan dengan semestinya. Sejarah benar-benar merupakan kekuatan dahsyat dalam diri manusia atau sebuah negara yang hanya karena dipelajari, manusia menjadi tahu kemana arah tujuan hidupnya dan melalui sejarah juga seseorang terkadang akan berjuang sehidup semati untuk menumpas kegagalan yang ia alami sebelumnya untuk menjadi sebuah keberhasilan di masa kini ataupun nanti.
Berbicara tentang sejarah mengingatkanku kepada semboyan yang pernah dilantangkan dengan keras oleh Ir. Soekarno pada pidato terakhirnya yang disampaikan pada saat hari kemerdekaan tahun 1966. Beliau mengatakan “Jas Merah”. “Jas Merah” bukanlah sebuah benda atau bahkan sebuah pakaian berwarna merah, melainkan sebuah akronim dari “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah”. Ungkapan paling bermakna yang terlahir untuk ditujukan kepada mereka yang suka melupakan sejarah hidupnya, lupa akan orang-orang yang pernah berjasa dalam sejarah hidupnya. “Jas Merah” bukan hanya sekedar asal ucap atau sekedar omongan belaka, namun amat sangat diperuntukkan kepada generasi muda menjadikan semboyan tersebut untuk memacu semangat juang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Kita semua bahkan tahu, Indonesia belum seutuhnya merdeka atas jajahan, karena kekayaan Indonesia sampai sekarang pun masih menjadi incaran negara lain. Generasi muda yang lebih cerdas seiring kemajuan teknologi mengingatkan Ir. Soekarno akan semboyan “Jas Merah”. Bahkan kecerdasan tidak cukup jika tidak diimbangi oleh pertahanan jati diri bangsa. Generasi muda yang katanya mudah terombang-ambing tersebut pun perlu diberikan asupan sejarah agar mampu mengetahui dan mengerti jerih payah para pendahulu dalam membangun negeri, dengan begitu generasi muda akan bersemangat meningkatkan jiwa patriotisme dan nasionalisme sehingga segala bentuk perpecahan dapat diatasi. Oleh sebabnya kita pun tidak akan merasa asing lagi ketika mendengar semboyan tersebut dilantangkan ketika mahasiswa sedang turun ke jalan menyampaikan orasinya.
Petikan kecil dari Ir. Soekarno yang hingga kini membekas di hati pemuda mengingatkan kita semua akan pentingnya sejarah sebagai tonggak mengarungi bahtera hidup ini dan juga sebagai motivator terbaik di kala kita merasa pasrah dan genting. Ada yang mengatakan bahwa “bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat menghargai sejarahnya”. Oleh karena itu jangan sekali-kali menganggap remeh sejarah, karena tiap lembaran dan goresan tintanya memberikan kita banyak arti pelajaran hidup serta evaluasi diri kita untuk menjadi lebih  baik. Untuk tahu siapa diri kita dan mengapa kita dilahirkan di Negara ini, janganlah melupakan siapa yang telah mendukung dan mengangkat kita hingga dapat berdiri tegak seperti ini. Jadi, kenakanlah selalu “Jas Merah” mu!

0 komentar :

Posting Komentar