Berprestasi dan Berkarakter Impian Semua Mahasiswa

Jumat, 29 Desember 2017

Berprestasi dan Berkarakter Impian Semua Mahasiswa



Menjadi seorang mahasiswa yang berprestasi merupakan impian dan dambaan seluruh mahasiswa di Indonesia bahkan di seluruh penjuru dunia, karena hal ini merupakan suatu anugerah terindah bagi seorang mahasiswa yang sedang menimba ilmu di perguruan tinggi, baik itu program diploma maupun program sarjana. Akan tetapi, untuk membangun Indonesia ke arah yang lebih maju, bagi seorang mahasiswa tentunya tidak cukup hanya dengan menggenggam sebongkah prestasi di tangannya namun juga harus menopang karakter yang baik di pundaknya.
Seiring perubahan zaman, krisis karakter kian merebak. Seolah kembali kepada zaman jahilliyah dulu, kini manusia di Indonesia yang masih berkarakter baik dapat terhitung jumlahnya. Sejauh ini, prestasi tidak lagi menjadi sorotan masyarakat jika tidak diimbangi dengan karakter yang baik. Sebagai contoh, banyak sekali pejabat negara yang kini menyandang banyak gelar berderet di depan atau belakang namanya dengan teganya merauk keuntungan dengan melakukan tindak korupsi. Wujud pengkhianatan terhadap bangsa dan negara seperti itulah sering membuat masyarakat khawatir akan dibawa kemana nasib negeri ini kedepannya dan mereka juga berprasangka bahwa orang berprestasi seperti itu tidak menjadi jaminan orang tersebut mampu merubah dunia menjadi lebih baik, Romo (n.d.) mempertegas dengan penuturannya bahwa “masa depanmu adalah tanggung jawabmu sendiri, bukan tanggung jawab siapa-siapa”. Bercermin kepada kondisi bangsa Indonsia yang sangat memprihatinkan tersebut telah menjadi bukti bahwa pendidikan di negara ini masih banyak yang keliru dan perlu diperbaiki.
 Di hidup ini nyatanya, pendidikan bangsa harus segera diselamatkan mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan yang terbaru adalah lingkungan media. Terkadang mayarakat saat ini tak sadar akan hilangnya karakter asli mereka sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Diperlukan kemampuan dan kemauan untuk terus mempertahankan karakter bangsa agar dapat membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter (Suyoso, 2012).
Seseorang yang berprestasi belum tentu berkarakter. Akan tetapi, seseorang yang berkarakter sudah pasti berprestasi. Menurut Waidi (2007), seseorang yang berkarakter adalah yang mampu menghadapi segala risiko hidup. Apa pun risikonya dan dimana pun tempatnya berkarya, bila ia berkarakter, ia akan tetap eksis dan bahkan berprestasi. Meraih prestasi bukanlah suatu hal yang mudah bagi orang-orang yang suka menyerah, namun meraih prestasi juga bukan suatu hal yang sulit dilakukan bagi orang-orang yang ingin sukses, yang masih ingin bangkit dari kegagalan, dan yang selalu bekerja keras untuk meraih kesuksesan itu.
Menjadi seorang mahasiswa yang berprestasi, pastinya tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya tantangan-tantangan harus dihadapi, seperti layaknya ketika duduk di bangku sekolah, jika ingin naik kelas maka harus mengikuti ujian terlebih dahulu. Jika ingin sukses maka harus menghadapi tantangan yang sulit terlebih dahulu. Perlu di garis bawahi, ruang lingkup prestasi tidak hanya bertumpu pada akademik dari mahasiswa tersebut, akan tetapi juga dapat bertumpu kepada sistem non-akademik. Karena kecerdasan tiap-tiap manusia berbeda, maka tiap bidangnya mahasiswa memiliki peluang menggunakan passion-nya untuk berkarya dan mencetak prestasi yang baru. Terutama bagi para mahasiswa baru yang masih dalam tahap awal menjalani masa perkuliahan, segera tersadar bahwa ternyata perjalanan menuju kesuksesan masih amat panjang. Tergantung bagaimana mahasiswa menyikapinya, jika memiliki ambisi dan jiwa optimis yang tinggi, jalan menuju kesuksesan meraih prestasi pun seperti berjarak 5 cm di depan mata.
Salah satu tantangan yang juga merupakan hambatan dalam meraih prestasi ada kalanya dipengaruhi oleh teman sebaya. Sebagai mahasiswa yang aktif berorganisasi tentunya, terkadang dengan pergaulannya yang lebih sering berkumpul dengan teman, kemungkinan besar mahasiswa tersebut akan tertular dengan kelakuannya. Menjadi hambatan jika kelakuan teman tersebut justru membuat kegagalan. Oleh karena itu mahasiswa juga dituntut untuk boleh berteman dengan siapa saja, namun tetap memperhatikan dan menyaring siapa yang baik untuknya dan siapa juga yang buruk untuknya. (Khoo, 2011)
Beberapa trik menciptakan karakter dan prestasi mahasiswa dalam waktu yang bersamaan salah satunya yaitu dengan cara membuat target yang jelas, dan niatkan diri bahwa kuliah tidak hanya ilmu yang akan dikejar, namun juga harus mencari wawasan dan keterampilan. Kemudian optimalkan segala potensi yang kita miliki untuk selalu belajar dan berkarya. Membuat rencana kesuksesan akademik juga perlu, dengan begitu mahasiswa lebih terarah dan lebih mampu memanajemen kegiatan, tempat, dan waktu dengan baik. Perbanyak membaca dan berlatih, serta memiliki banyak orang-orang hebat disekelilingnya sebagai motivasi eksternal penunjang prestasi kedepannya. Menjadi aktif bertanya dan antusias dalam mata kuliah, sehingga dosen akan mengenal mahasiswa tersebut dan mengetahui potensi mahasiswa bahwa selain mahasiswa memiliki prestasi, mahasiswa juga memiliki karakter. (Um Metro, 2014)
 Berbagai bentuk gerakan yang harus dilakukan oleh mahasiswa pada masa sekarang juga harus dikembalikan pada hakikat sesungguhnya yang mana ketika mahasiswa melakukan satu movement maka gerakan harus bersifat ideologis. Namun terlepas dari ideologis, mahasiswa juga perlu menanamkan moral yang baik sebagaimana karakter yang diinginkan masyarakat kepada mahasiswa. Jika sudah seperti itu, maka prestasi mahasiswa yang berkarakter akan lebih mudah terbentuk, dan menjadi panutan juga nantinya bagi mahasiswa-mahasiswa lainnya (Hati, 2010)
Jadi, sudah saatnya mahasiswa sekarang ini disadarkan akan berbagai peran dan fungsinya sebagai mahasiswa. Salah satu yang harus dipahami bahwa mahasiswa berperan sebagai pusat dinamisasi gerakan suatu negara. Maka akan sangat diharapkan mahasiswa dapat memberi perubahan yang signifikan paling tidak pada lingkungan kampus dan sekitarnya.

Daftar Pustaka
Adam Khoo & Gary Lee. (2011). Secrets of Successful Teens: Teman Bisa Membantumu atau Merusakmu. Jakarta: PT .Gramedia
Dewa R. (n.d.). Super Student: Menjadi Generasi Muda yang Cerdas, Bijaksana, & Kaya-Raya. Jakarta: Visi Media. Hal. 1
MI-UMMETRO. (2014). Trik yang Terbukti Ampuh Menjadi Seorang Mahasiswa Berprestasi. Jakarta: UM-Metro
One Y. (2012). Menjadi Mahasiswa Berprestasi dan Berkarakter. Surabaya: LUG STIKOM

Waidi (2007). Self Empowerment by NLP: Kiat Mutakhir Keluar dari Perangkap Pembodohan Diri Menuju Pembelajaran Sejati. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo. Hal. 13

0 komentar :

Posting Komentar